BATAM – Alhamdulillah, SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Batam sukses menggelar kegiatan sosialisasi skoliosis pada Selasa (25/2) yang bertempat di Masjid Daarut Tauhiid Batam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menjaga postur tubuh serta mendeteksi dini skoliosis, sebuah kelainan tulang belakang yang dapat berdampak pada kesehatan. Acara ini bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Awa Bros Botania sebagai narasumber utama.
Sosialisasi ini disambut dengan antusias para santri, baik putra maupun putri. Kegiatan ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu penyuluhan mengenai skoliosis dan sesi pemeriksaan postur tubuh (screening). Dalam penyuluhan, para santri mendapatkan pemahaman mengenai skoliosis, mulai dari pengertian, penyebab, faktor risiko, hingga dampaknya terhadap kesehatan tubuh.
Selain pemaparan materi, sesi screening menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan ini. Para tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan postur tubuh kepada setiap santri untuk mendeteksi kemungkinan adanya skoliosis. Dalam proses pemeriksaan, santri diminta untuk berdiri tegak, membungkuk ke depan, serta menjalani beberapa tes sederhana guna melihat apakah ada kelainan pada tulang belakang mereka.
Jika ditemukan indikasi skoliosis, santri diberikan arahan lebih lanjut mengenai langkah yang perlu dilakukan, seperti latihan fisik khusus atau pemeriksaan lanjutan di rumah sakit. Para santri juga diberikan tips menjaga kesehatan tulang belakang, seperti duduk dengan posisi yang benar, menghindari membawa tas yang terlalu berat di satu sisi, serta rutin melakukan peregangan dan olahraga ringan.
Pihak sekolah sangat mengapresiasi adanya kerja sama dengan RS Awa Bros Botania dalam penyelenggaraan sosialisasi ini. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menjaga kesehatan santri. Kami berharap melalui sosialisasi ini, santri dapat lebih peduli terhadap kesehatan tulang belakang mereka sejak dini,” ungkap Siti Robiah Yuniati, humas SMP DTBS Batam.
Dengan adanya sosialisasi ini semoga para santri bisa lebih sadar akan kesehatan tulang belakang mereka dan bisa menerapkan kebiasaan postur yang baik dalam aktivitas sehari-hari serta dapat menjalani gaya hidup sehat. (Nenden)