Bagi Mutia Zahin Faiha, Idulfitri selalu menghadirkan satu momen yang paling ia tunggu, tradisi saling meminta maaf di tengah keluarga besar. Saat itulah ia merasa memiliki kesempatan untuk kembali menjemput rida orang tua atas kesalahan yang mungkin pernah terjadi.
Menurut Mutia, silaturahmi bukan sebatas kunjungan atau berkumpul bersama. Ia percaya setiap perkataan dan sikap bisa saja meninggalkan luka pada orang lain. Karena itu, tradisi bermaafan secara langsung menjadi sangat penting.
“Kita tidak tahu apakah perbuatan kita selama ini patut atau tidak. Bisa jadi ada orang yang sakit hati karena perkataan kita. Lebaran adalah saatnya agar hati kembali bersih dan tidak ada busuk hati dalam diri masing-masing,” ungkapnya.
Di tengah kesibukan menerima tamu, Mutia tetap berusaha menjaga ritme ibadah. Ia membagi waktu antara bersilaturahmi dan menjalankan kewajiban kepada Allah, seperti salat tepat waktu dan membaca Al-Qur’an.
Mutia juga sigap membantu orang tua menjamu tamu. Ia menyiapkan hidangan, mencuci piring, hingga memastikan rumah tetap rapi dan nyaman.
Salah satu kebiasaan yang paling ingin ia pertahankan setelah Ramadan adalah menjaga lisan. Selain itu, Mutia juga berkomitmen untuk terus bersedekah, meski sedikit, serta membaca Al-Qur’an setiap hari agar kebiasaan baik yang terbentuk selama Ramadan tetap terjaga. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚SMP Daarut Tauhiid Boarding School Batam
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas SMP Daarut Tauhiid Boarding School Batam
📱 082130006696
🏫 SMP Daarut Tauhiid Boarding School Batam
📍 Alamat: Jl. Trans Barelang Barelang No.KM. 3, Tembesi, Kec. Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau 29434
✨ Ayo daftarkan putra putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟